Minggu, 21 November 2021

MPK 12 ANCOVA 1 JLR

 

Essai Metodologi Penelitian Kuantitatif  Pert. 12 ANCOVA 1 Jalur

Hidayatullah Hana Putra

210321868030

 

Analisis kovarians (ANCOVA) adalah ANOVA dengan satu atau lebih variabel yang peneliti coba kendalikan atau tingkatkan dayanya. Variabel asing dapat berupa pengetahuan sebelumnya seperti yang diperiksa pada pretest atau pengalaman dengan suatu produk. Tapi ANCOVA adalah prosedur statistik yang digunakan untuk menyamakan kelompok pada satu atau lebih variabel sehingga mereka “mulai” pada titik yang sama. Ini bukan solusi untuk desain yang bermasalah. Pada dasarnya, ini menyesuaikan skor pasca-eksperimen untuk perbedaan awal dalam skor pra-eksperimen. Ironi terbesar dari ANCOVA adalah bahwa hal itu biasanya digunakan untuk desain kelompok utuh (quasi eksperimental) ketika asumsi utama dalam teknik ini adalah bahwa para peserta telah ditetapkan secara acak. (Scheiber 2011)

Dalam ilustrasi kami, ada dua kemungkinan hasil pada ANOVA satu arah: rasio F bisa signifikan secara statistik atau tidak. Ketika satu atau lebih kovariat dimasukkan dalam analisis mengubah desain menjadi ANCOVA kami memiliki empat kemungkinan hasil skenario, hanya satu yang akan terwujud. Mari kita gunakan kemampuan verbal sebagai kovariat tunggal dalam desain ANCOVA untuk menyederhanakan diskusi kita; berikut ini adalah empat kemungkinan skenario hasil alternatif. (Glen 2008)

Hasil ANOVA dalam peneliti menentukan bahwa kelompok berbeda secara signifikan; ketika variabel dependen dari jumlah soal matematika yang dipecahkan adalah "statistik disesuaikan" untuk mempertimbangkan kemampuan verbal dengan menggunakannya sebagai kovariat, sebuah ANCOVA masih menunjukkan kelompok yang berbeda secara signifikan. Bahkan di sini, bagaimanapun, kekuatan pengaruh variabel independen (pada variabel dependen) mungkin serupa atau sangat berbeda dalam dua analisis.

 

Uji pra syarat untuk Ancova, sama seperti untuk ANOVA, yaitu normalitas, homogenitas varians dan uji linieritas.

1. Uji Normalitas digunakan untuk mengetahui apakah sebaran data yang akan dianalisis berdistribusi normal begitu juga dengan semua variabel yang diteliti berdistribusi normal.

2. Uji Homogenitas dimaksudkan untuk menguji kesamaan varian populasi yang berdistribusi normal. Jika ternyata tidak terdapat perbedaan variasi diantara kelompok sampel mengandung arti bahwa kelompok-kelompok tersebut homogen Suharsimi: 2000.

3. Uji Linearitas dilakulan untuk mengetahui apakah variabel bebas X 1, dan variabel bebas X 2 sebagai prediktor mempunyai hubungan yang linear atau tidak dengan variabel terikat Y. Ghozali : 2006: 91

Selain itu Selain itu, ANCOVA memerlukan asumsi tambahan beriku:

1. Untuk setiap tingkat variabel bebas, terdapat hubungan linier antara variabel terikat dan kovariat

2. Garis-garis yang menyatakan hubungan linier ini semuanya parallel

 

Menurut Garson (2013), ANCOVA digunakan untuk tiga tujuan:

1Dalam desain kuasi-eksperimental, untuk menghilangkan efek dari variabel yang mengubah hubungan dari kategoris independen ke interval dependen.

2. Dalam desain eksperimental, untuk mengontrol faktor-faktor yang tidak dapat diacak tetapi dapat diukur pada skala interval. Karena pengacakan pada prinsipnya mengontrol semua variabel yang tidak terukur, penambahan kovariat ke model jarang atau tidak pernah diperlukan dalam penelitian eksperimental. Jika kovariat ditambahkan dan tidak berkorelasi dengan variabel perlakuan (independen), sulit untuk ditafsirkan karena pada prinsipnya ia mengendalikan sesuatu yang sudah dikendalikan oleh pengacakan. Jika kovariat berkorelasi dengan perlakuan/independen, maka inklusinya akan mengarahkan peneliti untuk meremehkan effect size dari faktor perlakuan (variabel independen).

3. Dalam model regresi, agar sesuai dengan regresi di mana ada kategoris dan interval independen. (Tujuan ketiga ini telah digantikan oleh regresi logistik biner dan multinomial dan metode multivariat lainnya.

Ketiga tujuan tersebut memiliki tujuan untuk mengurangi error term pada model. Seperti prosedur kontrol lainnya, ANCOVA dapat dilihat sebagai bentuk analisis "bagaimana jika", menanyakan apa yang akan terjadi jika semua kasus diberi skor yang sama pada kovariat, sehingga pengaruh faktor di luar dan di luar kovariat dapat diisolasi. ANCOVA dapat digunakan di semua desain ANOVA dan asumsi yang sama berlaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MPK 14 Mancova

  Essai Mancova (Pert. 14 Metpen Kuan) Hidayatullah Hana Putra 210321868030   Analysis of Variance (ANOVA) merupakan metode untuk me...