Kamis, 16 September 2021

 Essai Kel. 4: Etika Penelitian, Kajian Pustaka dan Sintesa Kajian Pustaka                16 September 2021

Oleh: Hidayatullah Hana Putra

Etika Penelitian

Ada tiga pokok yang tercantum dalam Kode Nuremberg di bidang etik penelitian kesehatan yaitu untuk 1) melindungi integritas subyek penelitian, 2) menetapkan persyaratan untuk secara etis melaksanakan penelitian kesehatan dengan mengikutsertakan manusia sebagai subyek penelitian, dan 3) secara khusus menekankan diperlukannya persetujuan sukarela (voluntary consent) dari relawan manusia sebagai subyek penelitian. disepakati bahwa etika penelitian sangat penting dibahas, dan secara simultan menjadi bagian dari pengajaran metodologi penelitian. Diharapkan, seorang peneliti tidak saja cakap dan menguasai metodologi penelitian, tetapi juga wajib memiliki pengetahuan etis yang menyertainya.

Perinsip-Prinsip Etika Keilmuan: Jujur, Objektiv, terintegrasi, Teliti, Terbuka, Penghargaan terhadap HAKI, Peenghargaan terhadap kerahasiaan responden, Penghargaan terhadap tanggung jawab kerja, Tanggung jawab social, tidak diskriminasi, Legalitas jelas, Publikasi yang terpercaya dan Mengutamakan keselamatan Manusia.

Kajian Pustaka

Kajian pustaka menjadi salah satu bagian penting dalam penelitian. Melalui kajian pustaka, peneliti dapat mengetahui topik popular pada masanya. Keberhasilan penelitian bergantung pada informasi yang diperoleh melalui kajian pustaka. Saat merencanakan penelitian, peneliti harus memastikan bahwa tidak ada penelitian yang sama yang telah dibuat sehingga tidak terjadi duplikasi yang tidak diperbolehkan untuk dilakukan. Oleh karena pentingnya seorang peneliti memahami kajian pustaka, sebelumnya harus diketahui apa yang dimaksud dengan kajian pustaka dan hal-hal yang terkait.

Tujuan utama  melakukan kajian pustaka formal adalah memulai perencanaan penelitian pribadi. Kajian pustaka juga memberikan informasi mengenai desain, metode penelitian dan pengukuran yang pernah digunakan oleh peneliti lain. Kita bisa mengadopsi atau mengadaptasi beberapa hasil penelitian yang sudah ada, sehingga kita tidak perlu melakukan semua hal baru dan bisa menyimpan waktu penelitian untuk yang lainnya. Terlebih lagi, peneliti biasanya mendiskusikan keterbatasan penelitiannya. Keterbatasan ini dapat menjadi celah bagi kita untuk meneliti yang belum ditemukan sebelumnya. Selain itu, kajian pustaka formal dapat membantu kita mengidentifikasi topik penelitian yang berguna untuk belajar.

Kajian pustaka memiliki fungsi vital yang terdapat aspek manfaat dalam penggunaannya. Diantara fungsi tersebut adalah sebagai:

1)             Mengungkapkan penelitian-penelitian yang serupa dengan penelitian yang (akan) kita lakukan; dalam hal ini, diperlihatkan pula cara penelitian- penelitian tersebut menjawab permasalahan dan merancang metode penelitiannya.

2)             Membantu memberi gambaran tentang metoda dan teknik yang dipakai dalam penelitian yang mempunyai permasalahan serupa atau mirip penelitian yang dihadapi.

3)             Mengungkapkan sumber-sumber data (atau judul -judul pustaka yang berkaitan) yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya.

4)             Mengenal para peneliti yang karyanya penting dalam permasalahan yang dihadapi (yang mungkin dapat dijadikan nara sumber atau dapat ditelusuri karya-karya tulisnya yang lain yang mungkin terkait).

Langkah-Langkah Mensintesa Kajian Pustaka

Berikut ini adalah sintesis dari langkah-langkah melakukan kajian pustaka menurut Ary (2004) dan Creswell (2009) sebagai berikut:

1.         Dimulai dengan identifikasi kata kunci pada topik penelitian untuk mencari materi, referensi, dan bahan pustaka yang terkait.

2.         Membaca abstrak beberapa laporan hasil penelitian yang relevan, hal ini bisa didapat dari sumber perpustakaan, jurnal, buku, dan prosiding.

3.         Membuat catatan hasil bacaan dengan cara membuat peta literatur (literature map) urutan dan keterkaitan topik penelitian dan referensi bibliografi secara lengkap.

4.         Membuat ringkasan literatur secara lengkap berdasarkan peta literatur, sesuai dengan urutan dan keterkaitan topik dari setiap variabel penelitian

5.         Membuat kajian pustaka dengan menyusunnya secara tematis berdasarkan teori-teori dan konsep-konsep penting yang berkaitan dengan topik dan variabel penelitian.

6.         Pada akhir kajian pustaka, kemukakan pandangan umum tentang topik penelitian yang dilakukan berdasarkan literatur yang ada, dan jelaskan orisinalitas dan pentingnya topik penelitian yang akan dilakukan di banding dengan literatur yang sudah ada.

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MPK 14 Mancova

  Essai Mancova (Pert. 14 Metpen Kuan) Hidayatullah Hana Putra 210321868030   Analysis of Variance (ANOVA) merupakan metode untuk me...