Judul: Memilih Statistik Inferensial yang Sesuai
Tugas Essai Statistik Inferensial
Hidayatullah Hana Putra
210321868030
Statistik inferensial adalah
statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel, dan hasilnya akan
digeneralisasikan (diinferensikan) untuk populasi dimana sampel diambil
(Sugiono, 2015). Statistik Inferensial, disebut juga statistik induktif atau
statistik probabilitas. Adalah teknik statistik yang digunakan untuk
menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Disebut
statistik probabilitas karena kesimpulan yang diberlakukan untuk populasi
berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probability).
Selanjutnya Supardi (2013)
menjelaskan ruang lingkup kajian statistik inferensial sebagai berikut: a. Uji
persyaratan analisis (uji pelanggaran klasik) seperti uji normalitas, uji
homogenitas, uji kelinieran, uji multikolinieritas. b. Uji hipotesis asosiasi
seperti uji korelasi, uji regresi, uji analisis jalur dan uji kanonikal. c. Uji
hipotesis komparasi, seperti uji t, uji beda 2 kelompok data, uji Tucket, analisis
varian, analisis kovarian, multivarian analisis varians dan multivariate
analisis kovarians. Berdasarkan beberapa teori di atas dapat disimpulkan bahwa,
statistik inferensial adalah jenis statistik yang berfungsi untuk mengeneralisasikan
(menginferensi) hasil penelitian yang dilakukan pada sampel, terhadap populasi
dimana sampel diambil.
Statistik inferensial terdiri atas
dua jenis yaitu: statistik parametris dan statistik non parametrik. Statistik
parametrik digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio, yang diambil
dari populasi yang berdistribusi normal. Sedangkan statistik non parametrik,
digunakan untuk menganalisis data nominal dan ordinal dari populasi yang bebas
distribusi (Sugiyono, 2015). Statistik parametrik merupakan bagian statistika
inferensial yang parameter dari populasinya mengikuti suatu distribusi
tertentu, seperti distribusi normal, dan memiliki varians yang homogen.
Sedangkan statistik non parametrik merupakan bagian dari statistik inferensial
yang parameter dari populasinya tidak mengikuti suatu distribusi tertentu atau
memiliki distribusi yang bebas dari persyaratan, dan variansnya tidak perlu homogen.
terdapat dua ciri utama yang dapat dijadikan kriteria atau landasan
pertimbangan bagi seorang peneliti di dalam proses pemilihan pengujian
parametrik atau non parametrik, yaitu tipe data dan normalitas distribusi data.
Pengujian parametrik harus memenuhi
dua kriteria utama, yaitu tipe data dan normalitas distribusi data. Jika tipe
data dalam kasus penelitian adalah kualitatif, berupa nominal atau ordinal,
maka pengujian non parametrik yang digunakan; sebaliknya jika bertipe
kuantitatif, berupa interval atau rasio, maka seharusnya menggunakan statistik
parametrik. Selanjutnya, jika distribusi data dalam kasus penelitian adalah
normal maka digunakan statistik parametrik. Namun, jika distribusi datanya
tidak normal maka dua pilihan yang dapat dilakukan. Pertama, membuat distribusi
datanya menjadi normal sehingga dapat menggunakan statistik parametrik, tetapi
jika distribusi data tidak berhasil dinormalkan maka pilihan kedua yang diambil
yaitu pengujian statistik menggunakan statistik non parametrik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar