Sabtu, 11 September 2021

 

Judul: Memilih Statistik Inferensial yang Sesuai

Tugas Essai Statistik Inferensial

Hidayatullah Hana Putra

210321868030

 

Statistik inferensial adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel, dan hasilnya akan digeneralisasikan (diinferensikan) untuk populasi dimana sampel diambil (Sugiono, 2015). Statistik Inferensial, disebut juga statistik induktif atau statistik probabilitas. Adalah teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi. Disebut statistik probabilitas karena kesimpulan yang diberlakukan untuk populasi berdasarkan data sampel itu kebenarannya bersifat peluang (probability).

Selanjutnya Supardi (2013) menjelaskan ruang lingkup kajian statistik inferensial sebagai berikut: a. Uji persyaratan analisis (uji pelanggaran klasik) seperti uji normalitas, uji homogenitas, uji kelinieran, uji multikolinieritas. b. Uji hipotesis asosiasi seperti uji korelasi, uji regresi, uji analisis jalur dan uji kanonikal. c. Uji hipotesis komparasi, seperti uji t, uji beda 2 kelompok data, uji Tucket, analisis varian, analisis kovarian, multivarian analisis varians dan multivariate analisis kovarians. Berdasarkan beberapa teori di atas dapat disimpulkan bahwa, statistik inferensial adalah jenis statistik yang berfungsi untuk mengeneralisasikan (menginferensi) hasil penelitian yang dilakukan pada sampel, terhadap populasi dimana sampel diambil.

Statistik inferensial terdiri atas dua jenis yaitu: statistik parametris dan statistik non parametrik. Statistik parametrik digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio, yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Sedangkan statistik non parametrik, digunakan untuk menganalisis data nominal dan ordinal dari populasi yang bebas distribusi (Sugiyono, 2015). Statistik parametrik merupakan bagian statistika inferensial yang parameter dari populasinya mengikuti suatu distribusi tertentu, seperti distribusi normal, dan memiliki varians yang homogen. Sedangkan statistik non parametrik merupakan bagian dari statistik inferensial yang parameter dari populasinya tidak mengikuti suatu distribusi tertentu atau memiliki distribusi yang bebas dari persyaratan, dan variansnya tidak perlu homogen. terdapat dua ciri utama yang dapat dijadikan kriteria atau landasan pertimbangan bagi seorang peneliti di dalam proses pemilihan pengujian parametrik atau non parametrik, yaitu tipe data dan normalitas distribusi data.

Pengujian parametrik harus memenuhi dua kriteria utama, yaitu tipe data dan normalitas distribusi data. Jika tipe data dalam kasus penelitian adalah kualitatif, berupa nominal atau ordinal, maka pengujian non parametrik yang digunakan; sebaliknya jika bertipe kuantitatif, berupa interval atau rasio, maka seharusnya menggunakan statistik parametrik. Selanjutnya, jika distribusi data dalam kasus penelitian adalah normal maka digunakan statistik parametrik. Namun, jika distribusi datanya tidak normal maka dua pilihan yang dapat dilakukan. Pertama, membuat distribusi datanya menjadi normal sehingga dapat menggunakan statistik parametrik, tetapi jika distribusi data tidak berhasil dinormalkan maka pilihan kedua yang diambil yaitu pengujian statistik menggunakan statistik non parametrik.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MPK 14 Mancova

  Essai Mancova (Pert. 14 Metpen Kuan) Hidayatullah Hana Putra 210321868030   Analysis of Variance (ANOVA) merupakan metode untuk me...